AI for Public Sector National Planning

Ubah dokumen perencanaan menjadi metadata Satu Data yang siap divalidasi.

TataData menggunakan AI untuk mengekstrak indikator, menyusun metadata, mendeteksi kesenjangan, menelusuri sumber bukti, dan menghasilkan skor kesiapan data dari dokumen sektor publik.

Selaras Satu Data Telusur bukti sumber Validasi human-in-the-loop
Dokumen Sumber
RPJMD
Rencana Jangka Menengah
RKPD
Rencana Kerja Tahunan
Renstra
Rencana Strategis K/L
PDF & Spreadsheet
Lampiran indikator
AI Planning Intelligence
Lapisan Intelijen
Pra-katalog Satu Data
Ekstraksi
Standardisasi
Deteksi Gap
Skoring
Validasi
Telusur Bukti
Output Tervalidasi
Tabel Metadata
NamaIPM
UnitIndeks
SumberBPS
Skor Kesiapan
74
Telusur Bukti
RPJMD 2024 · hal. 142 · §5.2
Daftar Koreksi
Definisi terisi
Walidata kosong
Frekuensi belum diisi
Dokumen MentahEkstraksiStandardisasi Satu DataValidasi WalidataMetadata Siap Pakai
Use Case

Dirancang untuk Use Case: National Planning

TataData menjawab tantangan kompilasi metadata yang masih manual, dokumen perencanaan yang tersebar, dan inkonsistensi data lintas institusi. Platform ini membantu analis mengekstrak indikator dari dokumen kebijakan dan perencanaan, menyusun metadata, serta menyiapkan data agar selaras dengan prinsip Satu Data Indonesia.

RPJMNRPJMDRKPDRenstraRenjaSatu Data Indonesia
Untuk Analis Perencana

Mengekstrak indikator dari dokumen kebijakan dan perencanaan tanpa input ulang manual.

Untuk Walidata

Menyiapkan metadata yang siap divalidasi dan dipublikasikan ke katalog Satu Data.

Untuk Bappeda & K/L

Menyamakan definisi indikator lintas dokumen, sektor, dan tingkat pemerintahan.

Untuk Pengambil Keputusan

Mengukur kesiapan data perencanaan sebelum digunakan untuk kebijakan.

Permasalahan

Intelijen perencanaan terkunci di dalam dokumen.

Institusi sektor publik menghasilkan ratusan dokumen perencanaan — namun data di dalamnya jarang dapat dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan.

Terjebak dalam PDF

Data perencanaan terkubur di dalam PDF, spreadsheet, dan dokumen yang tidak konsisten.

Penyusunan metadata manual

Penyusunan metadata masih lambat, manual, dan rawan kesalahan.

Definisi tidak konsisten

Definisi indikator berbeda-beda antara dokumen RPJMD, Renstra, dan Renja.

Sulit dibandingkan lintas daerah

Indikator antar daerah dan K/L sulit disandingkan karena format dan rumus yang berbeda.

Tidak ada jejak sumber yang jelas

Tidak ada penelusuran balik ke halaman dan kutipan dokumen sumber.

Validasi metadata berulang dan lambat

Walidata mengulang pekerjaan validasi yang sama untuk setiap siklus perencanaan.

Data ada, tetapi belum siap dipakai

Data tersedia, tetapi belum memenuhi standar metadata sehingga belum dapat dimanfaatkan.

Kesiapan data tidak terukur

Institusi belum dapat mengukur seberapa siap data perencanaannya secara objektif.

Dokumen, bukan intelijen

Pengambil keputusan menerima dokumen — bukan wawasan terstruktur yang dapat dikueri.

Solusi

Enam lapisan intelijen perencanaan.

TataData mengekstrak, menstandarkan, memvalidasi, memberi skor, menelusuri bukti, dan mengekspor metadata dalam satu alur kerja.

Ekstraksi Indikator

Mengidentifikasi dan menguraikan indikator dari RPJMD, RKPD, Renstra, Renja, dan laporan tahunan.

Penyusunan Metadata Satu Data

Menyusun otomatis draf metadata sesuai struktur Satu Data Indonesia untuk setiap indikator.

Deteksi Gap & Konflik

Menandai field yang hilang, konflik definisi antar dokumen, dan bukti yang lemah.

Skor Kesiapan Perencanaan

Mengukur kesiapan setiap indikator dan proyek untuk pemanfaatan keputusan.

Telusur Bukti Sumber

Setiap field tertaut ke dokumen, halaman, dan kutipan yang menjadi sumber bukti.

Validasi Walidata

Walidata menyetujui, menyunting, atau menolak — setiap keputusan tercatat dalam audit trail.

Mengapa TataData

Bukan portal data baru. Bukan sekadar ekstraktor dokumen.

TataData bekerja sebelum data masuk ke katalog: menyiapkan metadata, menemukan celah, menelusuri bukti, dan membantu walidata memvalidasi informasi.

Metadata selaras Satu Data

Setiap keluaran sudah sesuai struktur Satu Data — tanpa pekerjaan ulang.

Telusur bukti sumber

Setiap field tertaut ke dokumen sumber, halaman, dan kutipan.

Skor Kesiapan Perencanaan

Satu metrik tunggal yang dapat dipertanggungjawabkan untuk mutu perencanaan institusi.

Deteksi kesenjangan & inkonsistensi

Menemukan konflik antar dokumen sebelum mencapai katalog.

Alur validasi walidata

Walidata tetap memegang kendali melalui alur persetujuan yang dapat diaudit.

Lapisan intelijen pra-katalog

Berada di hulu Satu Data sehingga hanya metadata tervalidasi yang dipublikasikan.

Alur Kerja

Enam langkah dari dokumen ke metadata tervalidasi.

Dari dokumen perencanaan ke data siap keputusan — dirancang untuk analis perencana dan walidata.

01
Unggah Dokumen

Unggah RPJMD, RKPD, Renstra, Renja, atau spreadsheet pendukung dalam satu kanal.

02
Ekstraksi Indikator

AI mengidentifikasi seluruh indikator beserta target, baseline, dan rumus dari teks dokumen.

03
Susun Metadata

Sistem menyusun draf metadata Satu Data lengkap untuk setiap indikator yang ditemukan.

04
Deteksi Gap

Field yang hilang, konflik definisi, dan bukti yang lemah ditandai untuk dilengkapi.

05
Validasi Walidata

Walidata meninjau, menyunting, dan menyetujui metadata melalui alur yang dapat diaudit.

06
Ekspor / Integrasi

Ekspor ke CSV, JSON, atau integrasi langsung ke sistem katalog Satu Data instansi.

Siap mengaudit kesiapan metadata perencanaan Anda?

Unggah dokumen perencanaan dan lihat bagaimana TataData menghasilkan indikator, metadata, skor kesiapan, dan daftar koreksi dalam satu alur kerja.